Badan Keahlian DPR dan BPIP Gelar Simposium Nasional Institusionalisasi Pancasila dalam UU

Jakarta,Reliji.com – Badan Keahlian DPR RI bekerja sama dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggelar acara Simposium Nasional dengan tema tema “Institusionalisasi Pancasila Dalam Pembentukan dan Evaluasi Peraturan Perundang-Undangan” di hotel Crowne Plaza, Jakarta, mulai tanggal 30 Juli sampai 1 Agustus 2018.

Wakil Ketua DPR RI, Utut Adianto, mengatakan simposium nasional ini untuk mengetahui nilai-nilai Pancasila.

“Pertama event Simposium Nasional ini diinisiasi oleh Badan Keahlian DPR. Kita ingin tahu apakah nilai-nilai pancasila sudah ada, kalo asas dan tujuannya ada. Karena kan kalau bikin undang-undang pertama ketentuan umum, kedua asas dan tujuan, Itu semua pancasila dan UUD 1945. nah yang sekarang kita inginkan ini tata nilainya masuk” katanya di Jakarta, Senin (30/7).

Politisi PDI Perjuangan ini menilai Pancasila adalah nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat. Namun seiring dengan berjalannya waktu terjadi pergeseran pada nilai-nilai Pancasila. Sebagai contoh Pancasila dalam kurikulum wajib pendidikan dasar, menengah, dan tinggi sempat dihilangkan.

Dengan semakin tergerusnya nilai pancasila di tengah masyarakat itu, Utut berharap melalu acara ini akan melahirkan pemikiran-pemikiran segar sehingga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya Pancasila sebagai ideologi negara.

“Nanti BPIP juga memberikan masukan yg konkrit. Diharapkan nanti ada pemikiran-pemikiran baru dari perserta bagaimana onsep ideologi Pancasila dan implementasinya terhadap Peraturan Perundang-undangan,” ujarnya.

Simposium Nasional dihadiri oleh 200 peserta. Acara ini menghadirkan pembicara dari berbagai berbagai elemen di antaranya Gubernur Lemhannas Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo, Anggita Satuan Tugas Khusus BPIP Romo Benny Susetyo, Ketua Mahkamah Konstitusi Periode 2009 – 2013 Mahfud, MD, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, dan sejumlah pembicara lainnya yang berkontribusi untuk menyampaikan pemikirannya terhadap ideologi pancasila dan peraturan perundang-undangan.

BERITA TERKAIT

TERKINI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here