Berkat Program Santripreneur, Ponpes Sunan Drajat Sukses Produksi 4.000 Sendal Jepit

Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih. (Ist)

Jakarta, Reliji.com – Pondok Pesantren Sunan Drajat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur telah berhasil membuat 4.000 pasang sendal jepit spon yang di produksi setiap bulannya. Hal itu sejak Ponpes Sunan Drajat mendapat sentuhan berupa pelatihan produksi alas kaki melalui program santriprenuer

Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih mengatakan, Kementerian Perindustrian terus berupaya mendorong tumbuhnya pesantren sebagai basis kemandirian umat. Karena itu pesantren harus memiliki sumber penghasilan lebih.

“Melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM), kami telah melatih sebanyak 20 santri Ponpes Sunan Drajat untuk pembuatan alas kaki jenis sandal jepit spon,” kata Gati dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (24/5).

Selama delapan hari pelatihan yang dilaksanakan tahun lalu, para santri telah membuat sekitar 200 pasang sandal jepit spon. Terlebih bahan baku diperoleh dari Surabaya, dan saat ini sandal jepit mereka telah berhasil dipasarkan ke Bojonegoro, Gresik, Lamongan, Tuban, dan sekitarnya. Hal ini sangat menggembirakan sebab memberikan produksi tambahan bagi pesantren.

Ponpes Sunan Drajat memiliki 12 ribu orang santri dan 1.041 orang tenaga pendidik. Ponpes ini mampu mandiri dalam memenuhi kebutuhan operasionalnya dengan memiliki beberapa unit usaha industri, di antaranya produksi air minum dalam kemasan (AMDK), minuman ringan (jus mengkudu), kemiri sunan, garam samudra, dan pupuk.

“Pengembangan sektor IKM di lingkungan ponpes, kami meluncurkan program Santripreneur melalui pelaksanaan bimbingan teknis berupa pelatihan pengolahan ikan, revitalisasi industri garam SNI, industri alas kaki, dan pelatihan pembuatan lampu Light Emitting Diode (LED),” paparnya.

Untuk diketahui, pada tahun 2018, Ditjen IKM Kemenperin telah melakukan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Produk IKM Makanan Ringan di Pondok Muhammadiyah Hajjah Nuriyah Shabran Surakarta, Bimtek IKM Pengelasan di Muhammadiyah Boarding School Yogyakarta, dan Bimtek Pengolahan Limbah Plastik di Ponpes Hidayatul Mubtadiin Lirboyo.

Selanjutnya, Bimtek Penumbuhan Wirausaha Baru IKM Busana Muslim di Ponpes Al-Quran Al Falah Bandung, Bimtek Perbengkelan Roda Dua di Ponpes Suryalaya Tasikmalaya, Bimtek Pengembangan Unit Usaha Pengolahan Roti di Ponpes Fathiyyah Al Idrisiyyah Tasikmalaya, Bimtek IKM Perbengkelan Roda Dua di Ponpes Buntet Cirebon.

BERITA TERKAIT

TERKINI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here