Investasi dan Ekspor Rendah, Jokowi Ingin Tambah Dua Menteri

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana mengunjungi Pasar Sentral, Kendari, Sabu (2/3). (Foto: Setpres)

Tangerang,Reliji.com – Rendahnya realisasi angka investasi dan ekspor Indonesia sempat membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin menambah dua jabatan menteri, yaitu menteri yang mengurus masalah investasi, dan menteri yang mengurus masalah ekspor.

“Saya sudah sampaikan seminggu yang lalu dalam forum Rapat Kabinet, saya bertanya apakah perlu kalau situasinya seperti ini, yang namanya menteri investasi dan menteri ekspor. Khusus. Penyakit kita ada di situ,” kata Presiden Jokowi saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Investasi, yang diselenggarakan di Nusantara Hall ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Selasa (12/3).

Ia mengatakan negara lain di Uni Eropa juga ada menteri investasi dan menteri khusus ekspor. Sehingga, kata dia, mungkin dari sisi kelembagaan memang perlu memiliki menteri investasi dan menteri ekspor.

“Saya itu paling geregetan, kita mengerti kesalahan kita, kita mengerti kekurangan kita, kita mengerti jalan keluarnya, tapi kita tidak bisa menuntaskan masalah yang ada,” ucapnya.

Presiden menilai pasti ada yang enggak benar di titik-titik tertentu. Untuk itu, ia akan mempelajari dan pasti akan menemukan ini. Jangan sampai nanti di PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), ngomongnya SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) sehari, ternyata dua minggu. IMB (Izin Mendirikan Bangunan) ngomongnya tiga hari sampai seminggu.

“Saya cek ternyata masih delapan bulan, masih enam bulan ketemu berarti di situ. Bisa di pusat, bisa di daerah,” ungkapnya

Sebelumnya Presiden Jokowi menyampaikan, sebetulnya perang dagang antara Tiongkok dan Amerika Serikat bisa dimanfaatkan karena investor. Sebab investasi yang ada di Tiongkok sudah mulai goyang, ingin mencari tempat baru untuk investasinya.

“Sebetulnya yang ingin berbondong-bondong keluar dari Tiongkok itu industri mebel, industri produk-produk kayu dari Dongguan dekat Guangzhou,” ujarnya.

BERITA TERKAIT

TERKINI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here