Jokowi Minta Kasus Sengketa Tanah Rakyat dengan Swasta dan Pemerintah Segera Diselesaikan

Capres Joko Widodo (Jokowi) saat debat capres keempat di Jakarta, Sabtu (30/3) malam.

Jakarta,Reliji.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar kasus-kasus sengketa tanah antara rakyat dengan swasta, rakyat dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), maupun rakyat dengan pemerintah harus segera diselesaikan secepat-cepatnya.

Misalkan saja, kata dia, sengketa antara rakyat dengan PTP di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

“Saya kira ini bukan hanya di Kampar saja, hampir di semua Kabupaten kejadian-kejadian ini ada semuanya, dan saya minta ini segera diselesaikan secepat-cepatnya, dituntaskan agar apa? Rakyat memiliki kepastian hukum, ada rasa keadilan,” kata Jokowi saat memberikan arahan pada Rapat Terbatas tentang Percepatan Penyelesaian Masalah Pertanahan di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (3/5).

Ia menegaskan tanah-tanah konsesi yang diberikan kepada swasta maupun BUMN, kalau di tengahnya ada desa atau perkampungan yang sudah bertahun-tahun hidup harus berikan kepada masyarakat setempat.

“Kalau yang diberikan konsesi sulit-sulit, cabut konsesinya. Saya sudah perintahkan ini, cabut seluruh konsesinya tegas-tegas,” tegasnya.

Menurutnya ini sebagai rasa keadilan dan kepastian hukum yang harus di nomor satukan. “Sudah jelas di situ sudah, ini hidup lama di situ malah kalah dengan konsesi baru yang baru saja diberikan,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, langkah-langkah sistematik dalam memperbaiki kebijakan dan tata kelola tanah saat ini sudah dilaksanakan dengan baik oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). Tetapi karena masalahnya terjadi di hampir semua provinsi, kabupaten dan kota, ia minta agar cara-cara yang sistemik yang tersistem itu bisa menyelesaikan semuanya.

“Tidak satu per satu,” katanya.

Kemudian menyangkut implementasi kebijakan satu peta, Presiden memkirakan ini nantinya akan banyak menyelesaikan masalah-masalah yang ada. Untuk itu, ia memerintahkan untuk terus melanjutkan program sertifikasi tanah untuk rakyat, PTSL (Pendaftaran Tanah Sistemtik Lengkap).

“Saya kira dari lima juta, tujuh juta, sembian juta, saya kira kira harapkan nanti di 2024-2025 pensertifikatan di seluruh tanah air ini akan selesai semuanya,” ujarnya.

BERITA TERKAIT

TERKINI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here