Kemenag Akan Bekali Ratusan Ribu Mahasiswa PTKIN Wawasan Islam Moderat

Foto dok.Kemenag.go.id

Jakarta,Reliji.com – Kementerian Agama akan membekali mahasiswa baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia dengan wawasan Islam yang moderat. Hal ini dalam upaya menyikapi maraknya ujaran kebencian dan gerakan keagamaan yang cenderung kurang menampilkan wajah Islam yang toleran dan damai.

Menurut Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Arskal Salim GP, Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) yang merupakan ritus penyambutan mahasiswa baru PTKIN, sangat efektif untuk mengenalkan sejak dini pemahaman Islam yang santun, damai, dan toleran.

“PTKIN menjadi benteng efektif ntuk melakukan counter idiologi dan counter wacana Islam radikal,” katanya saat memberikan materi pada Koordinasi Wakil Rektor/Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan PTKIN se-Indonesia di Bukittinggi, seperti dilansir laman Kemenag.go.id, Rabu (18/7).

Ia mengatakan rencananya 543.000 mahasiswa baru tahun akademik 2018/2019 yang berasal dari 58 PTKIN akan mendapatkan pencerahan tentang Pengarusutamaan Moderasi Islam dalam ajang PBAK yang akan dilaksanakan bulan Juli dan Agustus.

“Selain mengenalkan tradisi akademik dan kebebasan mimbar akademik, materi-materi PBAK akan dijadikan momentum memantapkan sikap toleransi dan maintriming moderasi Islam,” ujarnya.

Lanjutnya Arskal mengatakan, PTKIN akan mempelopori PBAK yang mainstreamnya adalah moderasi Islam untuk meredam paham-paham dan gerakan radikalisasi di kampus. Karenanya, dia berharap civitas akademika terutama Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan PTKIN dapat mendampingi pimpinan organisasi kemahasiswaan yang nantinya akan menjadi instruktur dalam PBAK.

Sementara Rektor IAIN Bukittinggi Ridha Ahida mengajak para Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan untuk menjadikan fenomena gerakan radikalisme menjadi konsen bersama. “Kita harus mempunyai perspektif dan kepedulian yang sama agar PTKIN menjadi pelopor Islam yang wasathiyah,” ujarnya.

BERITA TERKAIT

TERKINI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here