Pengorbanan Anthonius Gunawan Agung Demi Keselamatan Banyak Orang

Anthonius Gunawan Agung. (Ist)

Jakarta,Reliji.com – Di tengah ketakutan yang luar biasa warga Kota Palu dan sekitarnya karena goncangan gempa berkekuatan 7,4 SR, pada Jumat (28/9) lalu. Nyatanya, saat itu ada sosok individu yang rela mengorbankan jiwanya untuk orang lain. Ya, dia adalah Anthonius Gunawan Agung, Personel Air Traffic Controller (ATC) AirNav cabang Palu.

Sebagaimana informasi yang dihimpun redaksi dari berbagai sumber, Selasa (2/10), bahwa Agung yang saat gempa terjadi sedang bertugas memandu pilot Batik Air ID 6231 untuk lepas landas dari Palu menuju Makassar.

Ia menunggu pesawat yang belum take-off hingga airborne. Lalu, setelah pesawat airborne, kondisi gempa sudah semakin kuat dan menara air traffic controller  yang ia ada di dalamnya sudah roboh, sebelum dirinya sempat menyelamatkan diri.

Agung akhirnya memutuskan melompat dari cabin tower (lantai 4). Akibatnya ia mengalami patah kaki. Dan kemudian personel AirNav di Palu membawanya ke Rumah Sakit. Di Rumah Sakit didapat keterangan mengenai kondisinya setelah keluar hasil rontgen, namun untuk penanganan selanjutnya harus dirujuk ke Rumah Sakit yang lebih besar karena diindikasi ada luka dalam.

AirNav berupaya untuk mendatangkan helikopter dari Balikpapan. Namun karena kondisi bandara, helikopter baru dapat diterbangkan Sabtu pagi. Agung kemudian dibawa ke bandara untuk diterbangkan dengan helikopter menuju Balikpapan.

Namun sebelum helikopter tiba, Agung yang lahir di Abepura, 24 Oktober 1996 mengembuskan napas terakhirnya.

Oleh karena itu atas dedikasi pada pekerjaannya hingga akhir hayat tersebut, Agung diganjar kenaikan pangkat langsung dua tingkat. Bahkan atas jasanya itu, Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap dedikasi yang ditunjukkan Agung.

“Agung telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam memberikan pelayanan untuk mewujudkan keselamatan penerbangan. Karena itu, kami akan memberikan penghargaan kepada almarhum dengan menaikkan pangkatnya sebanyak dua tingkat serta bentuk apresiasi lainnya kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Direktur AirNav Indonesia, Novie Riyanto dalam siaran pers, beberapa waktu lalu.

BERITA TERKAIT

TERKINI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here