Polisi Tangkap Dua Tersangka Kasus Hoaks Server KPU

Foto dok.Sayangi.com

Jakarta,Reliji.com – Direktorat Siber Bareskrim Polri mengamankan dua tersangka kasus hoaks server Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang di-setting untuk memenangkan salah satu paslon dalam Pilpres 2019.

Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan KPU pada Kamis (4/4).

“Alhamdulillah dengan kerja yang profesional, dengan pembuktian scientific investigasi, sudah berhasil mengungkap kasus hoaks server KPU. Kita amankan dua tersangka yang melakukan penyebaran,” ujar Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Senin (8/4).

Kedua tersangka, lanjut Dedi, ditangkap di dua lokasi yang berbeda, pada Sabtu (6/4) lalu. Seorang pria berinisial EW ditangkap di Ciracas, Jakarta Timur, sementara seorang ibu rumah tangga berinisial RD ditangkap di Lampung.

“Karena kalau tidak ditangani oleh kepolisian dengan cepat ini akan mengganggu kinerja dan mendelegetimasi Pemilu,” katanya.

Di tempat yang sama, Kasubdit I Dittipid Siber Bareskrim Polri Kombes Pol Dani Kustoni mengatakan, pihaknya masih memburu dua pelaku lain. Keduanya telah terindetifikasi dan Polri tengah mengejarnya.

“EW memiliki akun Twitter @ekoboi yang terkait dengan Babe.com, yang memiliki follower cukup banyak, sedangkan RD menggunakan akun Facebook dan akun Twitter. Keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat UU ITE,” kata Dani.

Menurut Dani, pihaknya masih menyelidiki motif keduanya menyebarkan hoaks. Salah satu tersangka mengaku mendapat berita dari Instagram dan langsung di-suspend.

“Ketika menyebar, Instagram (yang memuat hoaks tersebut) itu langsung menghilang dan mereka (kedua tersangka) ini tidak saling berhubungan,” ujarnya.

BERITA TERKAIT

TERKINI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here